Pulau kapopposang terletak di sisi terluar kepulauan
Spermonde.Berada diwilayah pemerintahan
Kecamatan Liukang Tupabiring, dengan luas 5 km2.
Untuk saampai ke pulau ini dapat ditempuh dengan mencarter speed boat dari Paotere (pelabuhan nelayan makassar) dengan biaya US$555 – US$888.Selain dari Makassar dapat juga dicapai dari
Pelabuhan Semen Tonasa di Pangkajene atau dari Pelabuhan Kabibonem dai Maros.Jika menggunakan longboat juh lebih murah
dengan biaya 1,5 – 2 juta rupiah.Jarak
dari Makassar ke Pulau Kapopposang 68 km, jika dari pangkajene atau maros
memakan waktu 6 – 8 jam.
Di pulau Kapopposang dapat
dijumpai berbagai jenis satwaliar diantaranya, Elang badan putih (Haliaetus leucogaster), Bangau putih (Egretta
sp) raja udang (Alcedo atthis) dan kalong (Pteropus vampires).
Wisata di pulau Kapopposang dapat
menikmati masakan tradisional dan dapat mincing bersama nelayan.Selain keindahan alam darat dan
keetnisan masyarakat nelayan, pelancong dapat menikmati pemandangan alam bawah
laut yang sangat indah.Keindahan alam
bawah laut ini tidak kalah dengan pemandangan di Bunaken dan Raja ampat.
Untuk beristirahat, Pelancong tidak usah khawatir karena telah terdapat bungalow yang dapat digunakan dengan standar yang baik.
Jika
anda tidak punya tempat wisata alternatif, dapat mencoba Pulau
Kapopposang, anda tidak akan rugi. Dengan biaya rendah anda dapat
menikmati keindahan alam dan beristirahat dengan baik, serta dapat
menikmati hidangan tradisional.
Terakhir kali diperbaharui ( Selasa, 15 September 2009 )
Pulau Jemur
Ditulis oleh Administrator
Selasa, 08 September 2009
Pulau jemur
Pulau Jemur merupakan salah satu
pulau yang beradadi gugusan Kepulauan
Jemur. Secara Administrasi Pulau Jemur termasuk dalam wilayah administrasi Desa
Pulau Jemur, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Secara umum pulau ini memiliki pantai berbatu
dengan vegetasi darat seperti pohon kelapa, rumput dan tumbuhan tingkat tinggi
lainnya.
Berdasarkan hasil verifikasi penamaan pulau
yang dialkukan Depdagri, DKP, Bakosurtanal dan Dishidros TNI AL terhadap
pulau-pulau yang terdapat di wilayah Provinsi Riau tahun 2008, Pulau Jemur
memiliki letak geografis 2o 52’ 49” LU dan 100o 33’ 59”
BT, berpenghunidan memiliki luas 2 Ha.
Selain pemukiman penduduk, terdapat juga pos TNI Angkatan Laut.
Mengacu pada PP 38 /2002 jo PP 37 / 2008 tentang Daftar Koordinat Geografis
Titik-titik Garis Pangkal Kepulauan Indonesia bahwa Pulau Jemur dan Pulau-pulau
kecil disekitarnya berada ‘di dalam’ garis pangkal yang menghubungkan
titik-titik garis pangkal kepulauan Indonesia sehingga secara Yuridis P Jemur
termasuk wilayah Indonesia. Dan pada tanggal 11 Maret 2009 Pemerintah Indonesia
telah mendepositkan titik pangkal garis terluar ke PBB.
Hal ini jelas, bahwa secara yuridis Pulau Jemur masuk wilayah NKRI
Berikut ini peta dan gambar tentang Pulau Jemur
Terakhir kali diperbaharui ( Selasa, 08 September 2009 )
Konflik Pulau Jemur
Ditulis oleh Administrator
Senin, 07 September 2009
Belum lepas masalah masuknya budaya Indonesia dalam Iklan wisata Malaysia, timbul masalah baru lagi, yaitu berita dari www. traveljournals.net yang menyatakan bahwa Pulau Jemur milik Malaysia. Berita tersebut langsung ditanggapi oleh Media Indonesia bahwa Malaysia mengklaim Pulau Jemur sebagai milik mereka. Setelah dikaji lebih dalam ternyata terdapat kesalahan komunikasi dan informasi. Ternyata di Malaysia juga terdapat Pulau Jemor, sehingga kesalahan nama saja bisa mengakibatkan permasalahan antar negara.
Pulau Jemur terletak di Selat Malaka dengan luas 250 Ha dan terletak dekat perbatasan dengan Malaysia. Pulau ini masuk dalam wilayah pemerintahan Provinsi Riau, Kab. Rokan Hilir, tidak berpenduduk. Terletak 72,4 km dari Bagangsiapiapi. Di Sekirar Pulau Jemur terdapat pulau-pulau kecil lainnya yang memiliki alam yang sangat indah dan tempat penyu hijau bertelur. Saat ini di pulau Jenur telah terdapat Mes PEMDA dan Pangkalan TNI AL.
Kekhawatiran kita akan diklaimnya sebagian pulau kita oleh pihak Malaysia tidak beralasan oleh karena kita telah menetapkan titik pangkal wilayah negara Republik Indonesia melalui PP 37 tahun 2008.
Dari permasalahan kita tersebut ternyata baru kita ketahui betapa pentingnya Nama (Toponim) dan Spasial (posisi) suatu obyek di bumi ini didata dan diinformasikan. Ketidaktahuan nama dan posisi bisa berakibat fatal. Berikut ini foto-foto hasil survey Toponim di Pulau Jemur.
GambarPulau Jemur dari sisi Timur
Gambar Mes Pemda dan Pos TNI AL (dekat menara suar)
Gambar Pulau Jemur (Kantor Pemda dan Mes)
By Ys, anggota Tim Survey Toponim
Terakhir kali diperbaharui ( Senin, 14 September 2009 )